I see….this is my life, this real….

Februari 11, 2008 at 11:19 am | In Tak Berkategori | Leave a Comment

halo apa kabar…..

Februari 5, 2008 at 3:31 am | In katahatiku | Leave a Comment

saat ini aku sendiri, sepi, dan terasa hampa seringkali aku teringat kalian, bermain bersama di halaman samping rumahku…

haloo….Apakabarnya kaliandisana ??
1. adek kecilku yang baru lahir….SATRIO FIRMANSYAH, semoga kamu benar2 satria bagi kebenaran

2. RAMDHAN NURDIANSYAH

3. DWIKI ARDIANSYAH

4. HAIFA DAIATUL HAQ AS-SYUKUR oleh2nya jangan barbie lagi duong mahal heheh…

5. NAYLAMAULIDASANI AS-SYUKUR maaf namamu tante abadikan diweblog ini

6. MUHAMAD IRFIE RAMADHAN

7. SILVIA APRIANI NURKARIM

8. RYAN HERIAWAN NURKARIM

9. TRIADI SOLIHIN

10.ANNISA

9. RIKI ROSADI

10. TITA FATIMAH MUKSIN

11. DIAN BUDIARTI

12. WANDA HAMIDAH MADRAIS

hari-hariku lebih lengkap dengan hadirnya kalian dalam perjalanan hidupku…

Munajat Cinta

Januari 26, 2008 at 7:33 am | In laguku | Leave a Comment

malam ini ku sendiri
tak ada yang menemani
seperti malam-malam
yang sudah-sudah

hati ini selalu sepi
tak ada yang menghiasi
seperti cinta ini
yang selalu pupus

reff:
tuhan kirimkanlah aku
kekasih yang baik hati
yang mencintai aku
apa adanya

mawar ini semakin layu
tak ada yang memiliki
seperti aku ini
semakin pupus

Maafkan aku…sungguh aku sayang kalian semua

Januari 26, 2008 at 6:28 am | In sujud | Leave a Comment

Maafkan aku ibu…..

yang telah membuatmu sakit, kecewa dan menangis

aku tau kou tidak pernah bosan dan berhenti berdoa untukku…

Maafkan aku kaka…

yang tidak pernah menghiraukan nasihat-nasihatmu

aku tau kou selalu membimbing aku…

Maafkan aku adik kecilku…..

yang tidak pernah membuat kalian tersenyum manis seperti dulu lagi

aku tau kalian selalu menghiburku ketika aku sedih…

Maafkan aku teman….

yang tidak pernah mendengar saran-saran kalian

aku tau kalian selalu mendengar keluh kesahku, curhatanku, isak tangisku…dan menyaksikan kenakalanku…

aku akui selama ini aku egois dan mengabaikan kalian….

tapi percayalah aku sangat sayang pada kalian, karena kalianlah aku saat ini bisa bertahan…

kalaulah kalian masih berkenan ijinkan aku kembali bersama sama kalian lagi…

Lebih tipis dari sehelai rambut

Januari 26, 2008 at 6:01 am | In sujud | Leave a Comment

Tiap perkataan yang padanya tidak ada
peringatan kepada Allah itu adalah
tidak berfaedah, tiap-tiap diam yang
tidak diikuti dengan berfikir itu
adalah kelalaian, dan setiap pandangan
yang tidak dapat memberi pengajaran
itu adalah sia-sia. Na’udzubillah.

Begitu banyak perkataan yang tidak
berfaedah sering kita ucapkan. Tak
jarang, bahkan acapkali kita
membicarakan hal-hal yang tidak
berguna dan sia-sia. Begitu banyak
perkataan kita yang telah menyakiti
hati orang lain, memancing permusuhan.
Bahkan dengan lantang dan bangga
melontarkan umpatan-umpatan dan olok-
olokan kepada orang lain, yang sama
sekali kita tidak tahu mungkin mereka
yang kita olok-olokan lebih baik dari
kita. Justru kitalah yang merendahkan
diri kita sendiri dengan olokan-olokan
itu.

Dengan mudahnya kita mengucapkan
sumpah serapah dan janji-janji palsu
untuk menutupi aib diri, padahal kita
tahu begitu mudahnya Allah membukakan
aib kita jika Dia berkehendak. Tapi
tidak, Dia Maha Penyayang kepada semua
makhlukNya.

Mengapa? Mengapa kita tidak
menggunakan lisan kita untuk
mengucapkan perkataan-perkataan yang
baik, yang mengajak kepada kebaikan,
mencegah kemunkaran, saling menasehati
dalam taqwa, memuji, dan mensyukuri
keagunganNya?

Kadang kita lebih memilih untuk diam,
bukankah yang seperti itu adalah
selemah-lemah iman. Bahkan tidak
jarang diam kita hanya sekedar diam,
diam yang tidak mendo’akan, diam yang
pasrah kepada keadaan tanpa berusaha
mengubahnya. Bukankah itu sia-sia?
Begitu tipisnya iman kita, lebih tipis
dari sehelai rambut yang dibelah
tujuh.

Mungkin pada saat-saat tertentu kita
memang perlu diam, diam
mengintrospeksi diri, berpikir untuk
memperbaikinya, diam merenungi
kebesaranNya, berpikir mengungkap
hikmah dalam segala kejadian yang
tiada kejadian terjadi secara
kebetulan melainkan telah direncanakan
dan atas ijinNya, berpikir mentafakuri
kebesarannya di alam semesta, yang
kesemuanya itu senantiasa bertasbih
menyucikan asmaNya dan tak satu pun
luput dari pengawasanNya. Ternyata
banyak sekali kelalaian yang tidak
kita sadari.

Seringkali kita melihat kejadian di
sekitar kita, akan tetapi kita tidak
bisa dan tidak mau mengambil pelajaran
atasnya. Akankah kita biarkan terus
menerus pandangan ini sia-sia? Hanya
untuk menatap tanpa sedikit pun
pelajaran yang dapat kita ambil,
melihat apa saja tanpa filter, sebebas-
bebasnya. Bukankah jelas
tuntunanNya, ‘tundukanlah
pandanganmu’. Pantaskah pandangan
seperti ini memandang wajah Allah di
surga sana?

Pengakuan laki-laki

Januari 26, 2008 at 5:56 am | In sujud | Leave a Comment

Kami sulit menahan pandangan mata
ketika melihat kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan ALLAH
kecantikan dan postur yang ideal, kami
semakin susah untuk menolak agar tidak
melihat kalian, karena itu lebarkanlah
pakaian kalian, dan tutupilah rambut
hingga ke dada kalian dengan
kerudung yang membentang.

Kami juga sulit menahan pendengaran
kami ketika berbicara dengan kalian,
apalagi jika kalian diamanahkan
oleh ALLAH suara yang merdu dengan
irama
yang mendayu, karena itu tegaskanlah
suara kalian, dan berbicaralah
seperlunya.

Kami juga sulit menahan
bayangan-bayangan hati kalian, ketika
kalian dapat menjadi
tempat mencurahkan isi hati kami, waktu
luang kami akan sering terisi oleh
bayangan-bayangan kalian, karena itu
janganlah kalian membiarkan kami
menjadi
curahan hati bagi kalian.

Kami tahu kami paling lemah bila harus
berhadapan dengan kalian,
Kekerasan hati kami dengan mudah bisa
luluh hanya dengan senyum kalian,
Hati kami akan bergetar ketika
mendengar
kalian menangis,
Sungguh ALLAH telah memberikan amanah
terindah kepada kalian, maka jagalah
jangan sampai ALLAH murka dan
memberikan
keputusan.

Maha Besar ALLAH yang tahu akan
kelemahan hati kami, hanya dengan
ikatan
yang suci dan yang diridhoi-Nya kalian
akan halal bagi kami.

“Lalu apa yang telah aku lakukan selama
ini…
Ya Rabb…tolong ampuni aku…untuk
setiap pandangan yang tak terjaga,
lisan yang merayu dan hati yang tak
terhijab…
Ya Rabb…Engkau mengawasi kami tiap
detik, karena kasih sayangMu kepada
kami
engkau perintahkan malaikat silih
berganti menemani kami siang dan
malam…”


Halo dunia!

Januari 25, 2008 at 4:26 am | In Tak Berkategori | 1 Comment

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.